Siksa Bagi Ulama dan Dai

Published by Pengasuh Dzinnuha on

Kajian Surat Annaba Ayat 17-18

إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا

Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan.
يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا

yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok.

Hari kiamat disebut dalam ayat ini diistilahkan dengan yaumal fasl karena pada hari itu Allah mengelompok-kelompokkan diantara makhluknya.(tafsir Qurtuby)

Hari itu ditandai dengan ditiupnya sangkakala yang kedua. Mengomentari ayat يوم يُنفخُ في الصور فتأتون افواجا, Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah RA. Rasulullah SAW bersabda: “Jarak antara dua tiupan sangkakala adalah empat puluh.”

Mendengar hal itu, Abu Hurairah RA pun ditanya, “Wahai Abu Hurairah, apakah empat puluh hari?”

Abu Hurairah RA berkata, “Aku enggan menjawab,”

Mereka bertanya lagi, “Apakah empat puluh bulan?”

Abu Hurairah RA berkata, “Aku enggan menjawab,”

“Apakah empat puluh tahun?”

Abu Hurairah RA sebaliknya menjelaskan, “Kemudian Allah menurunkan hujan dari langit hingga tumbuh tumbuhan sebagaimana tumbuh kacang-kacangan. Saat itu segala sesuatu dari tubuh seseorang akan hancur, kecuali ‘Ajb Adz Dzanab (tulang ekor). Dari situlah, jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat.” (tafsir Ibn Katsir)

Mengenai manusia yang dikelompok-kelompokkan, diriwayatkan sebuah hadits riwayat Muadz Ibn Jabal. Muadz bertanya pada Rasul; “Ya Rasulullah, mohon dijelaskan tentang ayat يوم يُنفخُ في الصور فتأتون افواجا ”
Rasulullah kemudian menjawab: “wahai Muadz kamu bertanya sesuatu yang besar” Sejenak Nabi menangis. Kemudian Rasul melanjutkan,”Ummatku di dikelompokkan dalam sepuluh kelompok. Allah membedakannya dari jamaah orang-orang islam dan merubah wajah mereka.”

pengadu domba dengan wajah kera

Ada yang dirubah wajahnya menjadi kera, ada yang menjadi babi, ada yang dibalik dengan berjalan menggunakan tangannya, kakinya diatas dan wajahnya menyeret ke bumi, ada yang dibutakan dan berjalan kebingungan, ada yang bisu tuli tidak bisa berfikir, ada yang mengunyah lidahnya sendiri. Lidah itu menjulur hingga dada mereka, mulutnya selalu mengeluarkan air liur yang membuat jijik semua orang. Sebagian orang ada yang dipotong-potong tangan dan kakinya, sebagian ada yang di salib diatas tiang dari api, sebagian ada yang tubuhnya sangat busuk seperti bangkai, sebagian ada yang menggunakan jubah dari tar gelap yang menempel pada tubuhnya.

1. mereka yang wajahnya dirubah seperti kera adalah orang-orang yang suka mengadu domba (nammam)
2. mereka yang wajahnya dirubah sebagaimana bentuk babi adalah orang-orang yang ahli maksiat dan suka menjalani yang haram.
3. orang-orang yang dibalik tubuhnya, berjalan dengan tangannya dan wajahnya menyapu bumi adalah para pemakan harta riba.
4. orang yang dibutakan dan berjalan tanpa arah adalah orang yang teledor dan sembrono terhadap hukum agama.
5. Orang yang bisu tuli adalah orang yang sering terpana dengan amal-amalnya sendiri.

berkata tapi tidak melakukan

6. Orang yang mengulum lidahnya yang menjulur hingga dada adalah para ulama dan mubaligh yang tidak menjalankan apa yang dia katakan.
7. orang yang dipotong-potong tangan dan kakinya adalah orang suka menyakiti tetangganya.
8. orang yang disalib dengan tiang dari api adalah mereka yang suka melaporkan (keburukan) orang lain pada penguasa.
9. orang yang sangat busuk baunya seperti bangkai, adalah orang yang suka bersenang-senang dengan syahwat dan kenikmatan yang melalaikan pada Allah dan mereka mencegah hak Allah dari harta mereka.
10. orang yang menggunakan jubah dari tar hitam yang menempel dalam tubuhnya aalah orang-orang sombong, congkak dan angkuh.

Categories: kajian

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *