Ketika Manusia Teringat Dengan Amal Yang Pernah Dilakukan

Published by Pengasuh Dzinnuha on

Kajian Selasa, 12/12/2023

فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الإنْسَانُ مَا سَعَى

Maka apabila malapetaka yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya

Imam Qurtuby dalam tafsirnya menyatakan bahwa yang dimaksud الطامة الكبرى adalah hari kiamat, saat ditiupnya sangkakala yang kedua. Mubarrid menyatakan bahwa الطامة menurut orang arab adalah bencana yang tidak mungkin teratasi atau semacam banjir bandang.

Sebuah bencana besar saat seseorang yang ahli neraka dituntun ke neraka. Kiamat adalah bencana saat ahli neraka diserahkan pada Malaikat Zabaniyah. Malaikat Zabaniyah digambarkan sebagai sosok yang garang dan sadis. Namanya disebutkan dalam Al-Qur’an tepatnya pada surah Al Alaq.

فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙ ١٧ سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ ١٨
Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya). Kelak Kami akan memanggil (Malaikat) Zabaniah (penyiksa orang-orang yang berdosa).” (QS Al Alaq: 17-18)

Muqatil berpendapat: Zabaniyah adalah malaikat penjaga Jahanam, sedangkan Atha’ menyebutnya malaikat yang kasar dan keras. Adapun, Abdullah bin Abu al-Hudzail mengatakan bahwa Zabaniyah adalah pemimpin malaikat yang kepalanya ada di langit dan kakinya ada di bumi. Atsar-atsar tersebut diriwayatkan oleh Ibu Abu Hatim.
Keganasan Malaikat Zabaniyah yang bila menyiksa tanpa ampun ini, tentu membuat manusia teringat dengan apa yang ia lakukan semasa di dunia, antara amal baik dan amal buruk. Saat itu manusia yang menjadi ahli neraka akan dinampakkan neraka dan ahli surga akan dibahagiakan dengan surga yang akan menjadi tempat tinggalnya. Saat itu ingatan terhadap amal buruk yang dilakukan manusia tidak akan bisa menghantarkan seseorang bisa bertaubat dan diterima taubatnya karena semuanya telah terlambat. Hanya penyesalan yang bisa dilakukan.

 

Categories: kajian

1 Comment

Diba · December 12, 2023 at 2:53 pm

Seandainya manusia selalu bermuhasabah dgn apa yg dilakukannya, masihkah akan ada penyesalan ??
Malaikat zabaniyah akan dirasakan sekitika kita melakukan dosa, dimana cambuk penyesalannya dirasakan mengejar terus sampai kita tak sanggup menanggung penyesalan itu, bukankah itu berat yg sebenarnya, masih sanggupkah kita mengulang perbuatan dosa, sementara menanggung penyesalan aja kita tak sanggup😭

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *