artikel
Menghargai penghantar cahaya ke dalam jiwa
Kadang saya termenung lama di hadapan secangkir kopi. Di antara kepulan uapnya, saya melihat bayangan guru-guruku—duduk di pojok kelas, atau berdiri di atas mimbar, atau bersila di langgar kecil sambil membolak-balik lembar kitab yang sudah rapuh kertasnya. Mereka datang bukan membawa emas, bukan pula janji kekuasaan. Tapi mereka datang membawa Read more