Berharap kepada manusia, makan ati

Published by Pengasuh Dzinnuha on

Selalu saja tertahan dan tidak kesampaian, setiap kali Sayidina Hasan ingin menulis surat kepada Khalifah Muawiyah untuk menagih janji saat Sayyidina Hasan menyerahkan tampuk kekhalifahan kepada Muawiyah untuk mengakhiri dualisme Khalifah agar anak-anak terlantar dan janda-janda perang dari pihak Sayidina Hasan dirawat dan dijamin oleh Muawiyah.

 Hingga akhirnya, saat kembali tertahan untuk menulis surat, Sayidina Hasan tertidur dan bermimpi bertemu dengan Datuknya Sayyiidunal Habib Muhammad SAW. Dalam mimpi itu, RasuluLLah menasehatkan untuk tidak meminta atau bergantung kepada manusia meskipun dijanjikan. Sebagai gantinya RasuluLLah menuntun cucunya tersebut membaca doa madmun. Doa bermohon kepada Allah agar bisa “hanya” bergantung kepada Allah tidak kepada manusia.

بِسْمِ الله الرّحمن الرّحيم. اَللَّهُمَّ اقْذِفْ فِيْ قَلْبِيْ رَجَاءَكَ، وَاقْطَعْ رَجَائِيْ عَمَّنْ سِوَاكَ حَتَّى لاَأَرْجُوْ أَحَدًا غَيْرَكَ، اَللَّهُمَّ وَمَاضَعُفَتْ عَنْهُ قُوَّتِيْ، وَقَصُرَ عَنْهُ عَمَلِيْ، وَلَمْ تَنْتَهِ إِلَيْهِ رَغْبَتِيْ، وَلاَ تَبْلُغْهُ مَسْأَلَتِيْ، وَلَمْ يَجْرِ عَلَى لِسَانِيْ مِمَّا أَعْطَيْتَ أَحَدًا مِنَ اْلأَوَّلِيْنَ وَاْلأَخِرِيْنَ مِنَ الْيَقِيْنِ فَخُصَّنِيْ بِهِ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Wahai Tuhanku, lemparkanlah pengharapan didalam hatiku hanya kepadaMU, dan putuslah rasa harapku dari selainMU hingga tak ada lagi rasa harap kepada siapapun kecuali kepadaMU, Wahai Tuhanku, atas segala hal yang kekuatanku lemah dalam menggapainya, dan amalku untuk itu sangat sedikit, tetapi pengharapanku atas hali itu belumlah berhenti dan masalahkuk atas hal itu belum terpenuhi, dan belumlah terlintas keyakinanku dilisanku dari orang-orang terdahulu maupun orang sekarang yang Engkau beri, karenanya khususkanlah hal itu untukku Wahai Tuhanku Semesta Alam.

Habib Muhammadul Baqier Ibn Sholeh Mauladawilah menganjurkan membaca doa ini, setiap kali ada orang yang meminta doa untuk membangun masjid atau musholla dan melarang meminta-minta kepada manusia. Meminta-minta kepada manusia seringkali makan ati, tapi meminta-minta kepada Allah selalu akan menyenangkan hati.

 Mungkin mereka yang akhir-akhir ini sedang kerepotan dengan perekonomiannya, perlu juga mengistiqamahkan doa ini agar tak selalu mencari pembenaran  atas kesalahan apa yang dilakukan, tetapi memenuhi hatinya dengan rasa syukur dan hanya menggantungkan pengharapan hanya kepada Dzat Yang Maha Kuasa menentukan segalanya. Berharap kerelaaan manusia seperti pungguk merindukan bulan, Berharap dan berpasrah kepada Allah adalah sesuatu yang bisa digapai dan Allah menyukainya. Ibarat pengemis yang selalu berdiri meminta-minta diujung gang mungkin sesekali akan terasa menjengkelkan karena meminta-minta setiap kali kita lewat, sementara Allah malah “jengkel” kepada manusia yang tak lagi mau memintaNYA, tak lagi mau berharap kepadaNYA. tapi kenapa kita lebih senang meminta kepada manusia yah?

Categories: artikel

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *