{"id":739,"date":"2026-04-26T13:20:41","date_gmt":"2026-04-26T13:20:41","guid":{"rendered":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739"},"modified":"2026-04-26T13:22:29","modified_gmt":"2026-04-26T13:22:29","slug":"idgham-pernikahan-seni-meleburkan-aku-menjadi-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739","title":{"rendered":"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &#8220;Aku&#8221; Menjadi &#8220;Kita&#8221;"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_740\" style=\"width: 235px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-740\" src=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-225x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" class=\"size-medium wp-image-740\" srcset=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-225x300.jpeg 225w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-767x1024.jpeg 767w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-768x1025.jpeg 768w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-1151x1536.jpeg 1151w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg 1199w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><p id=\"caption-attachment-740\" class=\"wp-caption-text\">nikah adalah kesalingan<\/p><\/div>\n<p>\u200bDalam cakrawala bahasa Arab, kata bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wadah filsafat. Salah satu konsep paling puitis yang dapat kita tarik ke dalam ranah domestik adalah Idgham. Jika dalam ilmu tajwid Idgham adalah tentang penyatuan bunyi, maka dalam rumah tangga, Idgham adalah tentang penyatuan jiwa.<\/p>\n<p>\u200bPernikahan dimulai dengan Akad. Secara etimologis, salah satu makna Nikah adalah At-Tadakhul (saling memasuki\/mengisi). Ini selaras dengan akar kata Idgham yang bermakna memasukkan sesuatu ke dalam sesuatu yang lain secara sempurna.<\/p>\n<p><strong>\u200b1. Filosofi Penghapusan Harakat: Melepas Ego individual<\/strong><br \/>\n\u200bDalam proses Idgham, syarat utamanya adalah huruf pertama harus Sakin (mati\/tanpa harakat) agar bisa melebur ke dalam huruf kedua yang Mutaharrik (hidup\/berharakat).<br \/>\n\u200bDi sinilah letak rahasia keutuhan rumah tangga:<br \/>\n\u200b- Menghilangkan &#8220;Harakat&#8221; Diri: Harakat melambangkan ego, keinginan pribadi, dan &#8220;kebisingan&#8221; kepentingan individu.<br \/>\n\u200b- Proses Mengalah: Untuk mencapai penyatuan yang sempurna, salah satu pihak\u2014atau keduanya secara bergantian\u2014harus bersedia &#8220;mensukunkan&#8221; dirinya. Meletakkan ke-aku-an agar energi cinta bisa mengalir tanpa hambatan.<br \/>\n&#8211; \u200bSatu Tasydid: Hasil dari Idgham bukanlah dua huruf yang berdampingan, melainkan satu huruf dengan tanda Tasydid. Ini adalah simbol kekuatan kolektif yang berlipat ganda karena adanya persatuan.<\/p>\n<p><strong>\u200b2. &#8220;Hunna Libasul Lakum&#8221;: Pakaian yang Saling Mengisi<\/strong><br \/>\n\u200bAl-Qur&#8217;an menggambarkan suami-istri sebagai pakaian (Libas). Sebagaimana fungsi Idgham yang menyederhanakan dua bunyi berat menjadi satu aliran yang ringan, pernikahan berfungsi untuk meringankan beban hidup.<br \/>\n\u200b&#8221;Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.&#8221; (QS. Al-Baqarah: 187)<br \/>\n\u200bFilosofi pakaian adalah At-Tadakhul. Pakaian menempel sedemikian rupa, mengisi ruang-ruang kosong pada tubuh, melindungi dari cuaca, dan menutupi cacat. Dalam Idgham Mutaqaribain (huruf yang berdekatan makhrajnya), sebuah huruf rela mengubah sifat aslinya demi menyesuaikan diri dengan tetangganya. Begitu pula suami dan istri; adaptasi adalah kunci agar gesekan tidak menjadi ledakan, melainkan harmoni.<\/p>\n<p><strong>\u200b3. Efisiensi dan Keindahan (Al-Khafif)<\/strong><br \/>\n\u200bMengapa Idgham ada? Jawabannya adalah Istikhfaf\u2014mencari keringanan. Mengucapkan dua huruf yang sama secara terpisah itu melelahkan lidah.<br \/>\n\u200bDalam rumah tangga, jika suami dan istri tetap bersikeras dengan &#8220;bunyi&#8221; masing-masing tanpa mau melebur, hidup akan terasa berat, penuh koreksi, dan melelahkan secara emosional. Idgham dalam rumah tangga adalah jalan estetis. Ia mempersingkat konflik dan memperindah interaksi.<br \/>\n\u200b<\/p>\n<p><strong>Kesimpulan: Akad sebagai Tasydid Kehidupan<\/strong><br \/>\n\u200bRumah tangga yang dibangun di atas prinsip Idgham tidak melihat pengorbanan sebagai kehilangan identitas. Sebaliknya, seperti huruf yang melebur, ia kehilangan &#8220;bunyi tunggalnya&#8221; untuk mendapatkan &#8220;kedudukan yang lebih tinggi&#8221; dalam struktur kata.<br \/>\n\u200bMenghilangkan satu harakat demi keutuhan bukan berarti kalah. Itu adalah cara tertinggi untuk mencintai. Sebab, rumah tangga bukanlah tentang siapa yang paling keras suaranya, melainkan tentang bagaimana dua suara berbeda bisa menyatu dalam satu napas yang tenang dan berirama. <em><strong>\u200bSatu Akad, Satu Tasydid, Satu Tujuan.<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200bDalam cakrawala bahasa Arab, kata bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wadah filsafat. Salah satu konsep paling puitis yang dapat kita tarik ke dalam ranah domestik adalah Idgham. Jika dalam ilmu tajwid Idgham adalah tentang penyatuan bunyi, maka dalam rumah tangga, Idgham adalah tentang penyatuan jiwa. \u200bPernikahan dimulai dengan Akad. Secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[73,72],"class_list":["post-739","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-idgham","tag-nikah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &quot;Aku&quot; Menjadi &quot;Kita&quot; - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &quot;Aku&quot; Menjadi &quot;Kita&quot; - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u200bDalam cakrawala bahasa Arab, kata bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wadah filsafat. Salah satu konsep paling puitis yang dapat kita tarik ke dalam ranah domestik adalah Idgham. Jika dalam ilmu tajwid Idgham adalah tentang penyatuan bunyi, maka dalam rumah tangga, Idgham adalah tentang penyatuan jiwa. \u200bPernikahan dimulai dengan Akad. Secara [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-26T13:20:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-26T13:22:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1199\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pengasuh Dzinnuha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pengasuh Dzinnuha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739\"},\"author\":{\"name\":\"Pengasuh Dzinnuha\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53eb41c1f24c94ff669ad94726dcaa00\"},\"headline\":\"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &#8220;Aku&#8221; Menjadi &#8220;Kita&#8221;\",\"datePublished\":\"2026-04-26T13:20:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-26T13:22:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739\"},\"wordCount\":440,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-225x300.jpeg\",\"keywords\":[\"idgham\",\"nikah\"],\"articleSection\":[\"artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739\",\"name\":\"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan \\\"Aku\\\" Menjadi \\\"Kita\\\" - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-225x300.jpeg\",\"datePublished\":\"2026-04-26T13:20:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-26T13:22:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg\",\"width\":1199,\"height\":1600,\"caption\":\"nikah adalah kesalingan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=739#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &#8220;Aku&#8221; Menjadi &#8220;Kita&#8221;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/Screenshot_1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/Screenshot_1.jpg\",\"width\":682,\"height\":595,\"caption\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/53eb41c1f24c94ff669ad94726dcaa00\",\"name\":\"Pengasuh Dzinnuha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pengasuh Dzinnuha\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan \"Aku\" Menjadi \"Kita\" - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan \"Aku\" Menjadi \"Kita\" - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","og_description":"\u200bDalam cakrawala bahasa Arab, kata bukan sekadar alat komunikasi, melainkan wadah filsafat. Salah satu konsep paling puitis yang dapat kita tarik ke dalam ranah domestik adalah Idgham. Jika dalam ilmu tajwid Idgham adalah tentang penyatuan bunyi, maka dalam rumah tangga, Idgham adalah tentang penyatuan jiwa. \u200bPernikahan dimulai dengan Akad. Secara [&hellip;]","og_url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739","og_site_name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","article_published_time":"2026-04-26T13:20:41+00:00","article_modified_time":"2026-04-26T13:22:29+00:00","og_image":[{"width":1199,"height":1600,"url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pengasuh Dzinnuha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Pengasuh Dzinnuha","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739"},"author":{"name":"Pengasuh Dzinnuha","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/person\/53eb41c1f24c94ff669ad94726dcaa00"},"headline":"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &#8220;Aku&#8221; Menjadi &#8220;Kita&#8221;","datePublished":"2026-04-26T13:20:41+00:00","dateModified":"2026-04-26T13:22:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739"},"wordCount":440,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-225x300.jpeg","keywords":["idgham","nikah"],"articleSection":["artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739","name":"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan \"Aku\" Menjadi \"Kita\" - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55-225x300.jpeg","datePublished":"2026-04-26T13:20:41+00:00","dateModified":"2026-04-26T13:22:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#primaryimage","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-26-at-20.13.55.jpeg","width":1199,"height":1600,"caption":"nikah adalah kesalingan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=739#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Idgham Pernikahan: Seni Meleburkan &#8220;Aku&#8221; Menjadi &#8220;Kita&#8221;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#website","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/","name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Screenshot_1.jpg","contentUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Screenshot_1.jpg","width":682,"height":595,"caption":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/person\/53eb41c1f24c94ff669ad94726dcaa00","name":"Pengasuh Dzinnuha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pengasuh Dzinnuha"},"url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?author=2"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=739"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/739\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":741,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/739\/revisions\/741"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}