{"id":488,"date":"2025-04-06T23:55:52","date_gmt":"2025-04-06T23:55:52","guid":{"rendered":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488"},"modified":"2025-04-07T00:32:57","modified_gmt":"2025-04-07T00:32:57","slug":"sedekah-menghantarkan-hidayah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488","title":{"rendered":"Sedekah Menghantarkan Hidayah"},"content":{"rendered":"<div id=\"attachment_491\" style=\"width: 310px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-491\" src=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486-300x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" class=\"size-medium wp-image-491\" srcset=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486-300x300.jpeg 300w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486-150x150.jpeg 150w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486-768x768.jpeg 768w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486.jpeg 1024w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><p id=\"caption-attachment-491\" class=\"wp-caption-text\">Sedekah pengunduh cinta Tuhan<\/p><\/div>\n<p>Hari Asyura, tanggal sepuluh Muharram, bukanlah sekadar penanda dalam kalender Islam. Ia adalah sebuah oase spiritual, sebuah waktu yang dipenuhi dengan keberkahan dan keutamaan yang agung. Pada hari yang istimewa ini, amalan-amalan sunnah menjadi lebih bermakna, dan pintu-pintu rahmat Ilahi terbuka lebar bagi mereka yang menghidupkannya dengan kebajikan. Sebuah kisah klasik yang sarat hikmah mengantarkan kita pada pemahaman mendalam tentang bagaimana sedekah di hari ini dapat menjadi wasilah, jembatan yang menghubungkan seorang hamba dengan hidayah dan kemuliaan di sisi-Nya.<br \/>\nKisah yang Menggugah: Ketika Kesempatan Terlepas dari Genggaman<\/p>\n<p>Alkisah, di kota Rayy yang dahulu ramai, bersemayam seorang hakim yang dianugerahi kekayaan melimpah. Pada suatu hari yang penuh berkah, tepat di tanggal sepuluh Muharram, seorang fakir miskin datang menghadapnya. Dengan suara lirih namun penuh harap, ia menyampaikan keadaannya, \u201cWahai tuan hakim yang mulia, saya adalah seorang ayah bagi keluarga yang membutuhkan. Kedatangan saya ini adalah untuk memohon uluran tangan Anda, melalui kesucian hari yang agung ini. Kiranya Anda berkenan memberikan sepuluh amna roti, lima amna daging, dan dua dirham.\u201d<\/p>\n<p>Sang hakim, mungkin karena kesibukan atau pertimbangan duniawi lainnya, berjanji akan mengabulkan permintaannya menjelang siang. Namun, waktu terus bergulir, dan siang pun berganti sore, tanpa janji itu terealisasi. Hati si miskin hancur berkeping-keping saat ia meninggalkan kediaman sang hakim dengan tangan hampa.<\/p>\n<p>Dalam keputusasaan, langkahnya membawanya melewati rumah seorang Nasrani yang sedang duduk di depan pintunya. Dengan sisa harapan yang tipis, ia memberanikan diri berkata, \u201cDemi hari yang mulia ini, sudilah kiranya tuan memberikan sedikit rezeki kepada saya.\u201d<br \/>\nSang Nasrani dengan penuh tanya menjawab, \u201cHari apakah gerangan ini?\u201d<br \/>\nSi miskin kemudian menjelaskan tentang keagungan dan keutamaan hari Asyura. Mendengar penuturan itu, hati sang Nasrani tergerak. Ia bertanya kembali, \u201cSebutkanlah apa yang engkau butuhkan.\u201d<\/p>\n<p>Dengan menyebut nama Allah dan kesucian hari itu, si miskin mengulangi permintaannya: roti, daging, dan dua dirham. Sungguh di luar dugaan, sang Nasrani memberikan jauh lebih banyak. Ia memberikan sepuluh gantang gandum, seratus potong daging, dan dua puluh dirham, seraya berkata dengan tulus, \u201cIni adalah untukmu dan keluargamu, semoga mencukupi kebutuhan kalian seumur hidup. Dan sebagai penghormatan terhadap hari yang mulia ini, aku akan memberikan jumlah yang sama setiap bulannya.\u201d<br \/>\nSebuah Mimpi dan Hidayah yang Tak Terduga<br \/>\nMalam harinya, sang hakim terlelap dalam tidurnya. Dalam alam mimpi, ia mendengar sebuah seruan, \u201cAngkatlah kepalamu!\u201d Ketika ia mendongak, terhampar di hadapannya dua istana yang megah. Yang satu terbuat dari emas dan perak yang berkilauan, dan yang lainnya dari batu rubi merah yang memancarkan cahaya yang memukau. Dengan penuh keheranan, ia bertanya, \u201cYa Tuhanku, milik siapakah kedua istana yang begitu indah ini?\u201d<br \/>\nSebuah jawaban hadir dalam mimpinya, \u201cItu adalah milikmu\u2026 seandainya engkau memenuhi permintaan orang miskin itu. Namun, karena engkau menundanya, maka istana itu telah diberikan kepada si fulan \u2014 orang Nasrani itu.\u201d<br \/>\nTerbangunlah sang hakim dengan hati yang dipenuhi ketakutan dan penyesalan yang mendalam. Pagi harinya, tanpa menunda, ia mencari kediaman sang Nasrani dan bertanya dengan nada penasaran, \u201cKebaikan apakah gerangan yang engkau lakukan semalam?\u201d<br \/>\nSang Nasrani terkejut dengan pertanyaan itu dan balik bertanya. Setelah sang hakim menceritakan mimpinya, sang Nasrani menjawab dengan keteguhan iman, \u201cApakah engkau hendak menukar kebaikan yang telah kulakukan ini dengan seratus ribu dinar? Sungguh, aku tidak akan menjualnya walau dengan seisi bumi. Mengapa engkau begitu pelit dengan dua istana?\u201d<br \/>\nSang hakim berkata dengan nada heran, \u201cTetapi engkau bukanlah seorang Muslim.\u201d<br \/>\nSeketika itu, dengan penuh keyakinan, sang Nasrani melepaskan ikat pinggangnya dan mengucapkan kalimat syahadat, \u201cAku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan Muhammad adalah utusan Allah. Sesungguhnya, agama yang dibawanya adalah kebenaran yang hakiki.\u201d<\/p>\n<p>Tafakur Mendalam atas Hikmah Kisah<br \/>\nKisah ini menyimpan pelajaran-pelajaran berharga yang patut kita renungkan:<\/p>\n<p><strong>Keagungan Sedekah di Hari Asyura:<\/strong><\/p>\n<p>Hari Asyura memiliki keistimewaan yang luar biasa. Dalam kisah ini, seorang Nasrani yang awalnya tidak memahami keutamaan hari ini, justru mendapatkan hidayah yang agung karena amalan sedekahnya. Ini menunjukkan bahwa kebaikan, terlebih di waktu yang mulia, dapat menjadi pembuka pintu rahmat dan hidayah dari Allah SWT. Janji Rasulullah SAW tentang kelapangan rezeki bagi yang melapangkan keluarganya di hari Asyura (HR. At-Thabrani dan Al-Baihaqi) semakin menegaskan keberkahan hari ini.<\/p>\n<p><strong>Urgensi Menyegerakan Kebaikan<\/strong>:<\/p>\n<p>Menunda-nunda dalam berbuat baik, terutama dalam memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, dapat berakibat pada hilangnya kesempatan meraih pahala yang besar. Sang hakim dalam kisah ini kehilangan dua istana di surga hanya karena menunda permintaannya. Waktu adalah amanah, dan setiap kesempatan berbuat baik adalah ujian bagi keimanan kita. Rasulullah SAW mengingatkan kita untuk bersegera dalam bersedekah ketika kita masih dalam keadaan sehat dan khawatir menjadi fakir (Muttafaqun \u2018alaih).<\/p>\n<p><strong>Berlomba dalam Kebajikan: <\/strong><\/p>\n<p>Sang Nasrani dengan sigap mengambil kesempatan berbuat baik yang terlepas dari seorang Muslim. Ini adalah isyarat bagi kita untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebajikan, menjadi yang terdepan dalam memberikan manfaat kepada sesama. Firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 148, &#8220;Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan,&#8221; menjadi pengingat yang kuat akan pentingnya inisiatif dalam beramal saleh.<\/p>\n<p><strong>Kepekaan Terhadap Kebutuhan Sesama<\/strong>: Mengabaikan permohonan orang yang membutuhkan, apalagi yang datang dengan hati penuh harap, dapat mendatangkan kerugian yang besar. Doa orang yang terzalimi dan kecewa seringkali mustajab di sisi Allah. Dalam kisah ini, Allah SWT memalingkan kemuliaan istana surga kepada seorang yang lebih responsif terhadap kebutuhan sesamanya, bahkan mengaruniakan hidayah kepadanya. Rasulullah SAW mengecam hidangan walimah yang hanya mengundang orang kaya dan melupakan orang miskin (HR. Muslim).<\/p>\n<p><strong>Meneguhkan Makna &#8220;Wawu&#8221; dalam Innaladzina Amanu Wa &#8216;Amilussholihat.<\/strong><\/p>\n<p>Kisah yang menggetarkan ini juga memberikan perspektif yang menarik dalam memahami makna wawu (dan) dalam ayat-ayat Al-Qur&#8217;an yang seringkali menggandengkan keimanan (amanu) dengan amal saleh (&#8216;amilussholihat), seperti dalam surat Maryam ayat 96:<br \/>\n\u0625\u0650\u0646\u064e\u0651 \u0627\u0644\u064e\u0651\u0630\u0650\u064a\u0646\u064e \u0622\u0645\u064e\u0646\u064f\u0648\u0627 \u0648\u064e\u0639\u064e\u0645\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627 \u0627\u0644\u0635\u064e\u0651\u0627\u0644\u0650\u062d\u064e\u0627\u062a\u0650 \u0633\u064e\u064a\u064e\u062c\u0652\u0639\u064e\u0644\u064f \u0644\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f \u0627\u0644\u0631\u064e\u0651\u062d\u0652\u0645\u064e\u0670\u0646\u064f \u0648\u064f\u062f\u064b\u0651\u0627<br \/>\n&#8220;Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, kelak Tuhan Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.&#8221; (QS. Maryam: 96)<br \/>\nDalam tata bahasa Arab, huruf wawu memiliki beragam fungsi. Salah satunya adalah wawu li mutlakil jam&#8217;i, yang berarti &#8220;dan&#8221; yang menunjukkan penggabungan secara mutlak tanpa mengharuskan adanya urutan tertentu. Artinya, keberadaan wawu dalam ayat ini tidak secara eksplisit menyatakan bahwa iman harus mendahului amal saleh, atau sebaliknya.<\/p>\n<p>Kisah tentang sang Nasrani memberikan ilustrasi yang menarik tentang penafsiran ini. Ia melakukan amal saleh terlebih dahulu, yaitu bersedekah dengan tulus di hari Asyura, sebelum kemudian Allah SWT menganugerahkan hidayah keimanan kepadanya melalui mimpi sang hakim. Ini menunjukkan bahwa pintu hidayah Allah SWT terbuka bagi siapa saja yang berbuat kebaikan, terlepas dari status keimanan mereka saat melakukan perbuatan tersebut. Amal saleh yang dilakukan dengan ikhlas dapat menjadi wasilah atau perantara datangnya hidayah.<\/p>\n<p>Dengan demikian, pemahaman wawu li mutlakil jam&#8217;i dalam ayat-ayat seperti surat Maryam ayat 96 memberikan kelonggaran dalam memahami urutan antara iman dan amal saleh. Seseorang yang telah beriman tentu akan termotivasi untuk beramal saleh, dan sebaliknya, seseorang yang terbiasa melakukan kebaikan, bahkan sebelum memeluk Islam secara formal, memiliki potensi besar untuk dibukakan hatinya dan menerima hidayah keimanan. Kasih sayang Allah (wudda) akan dianugerahkan kepada mereka yang memiliki kedua kualitas ini, baik dengan iman yang mendahului amal, maupun amal yang menjadi jalan pembuka bagi iman.<\/p>\n<p>Kisah ini mengajarkan kita untuk tidak pernah meremehkan sekecil apapun kebaikan, dan untuk senantiasa membuka diri terhadap hidayah Allah SWT yang bisa datang melalui cara yang tidak terduga. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, serta dianugerahi kasih sayang-Nya di dunia dan akhirat.<\/p>\n<div id=\"attachment_489\" style=\"width: 229px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-489\" src=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/da2ac7e9-c86b-4719-823b-b934c07f5594-219x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"219\" height=\"300\" class=\"size-medium wp-image-489\" srcset=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/da2ac7e9-c86b-4719-823b-b934c07f5594-219x300.jpeg 219w, https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/da2ac7e9-c86b-4719-823b-b934c07f5594.jpeg 384w\" sizes=\"(max-width: 219px) 100vw, 219px\" \/><p id=\"caption-attachment-489\" class=\"wp-caption-text\">Artikel ini ditulis ulang oleh Muhammad Naji Ukkaasyah<br \/>Mahasiswa Umiversitas Amikom Yogyakarta<\/p><\/div>\n<div id=\"attachment_293\" style=\"width: 596px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-293\" src=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/infaqdzinnuha.png\" alt=\"\" width=\"586\" height=\"586\" class=\"size-full wp-image-293\" \/><p id=\"caption-attachment-293\" class=\"wp-caption-text\">infaq untuk pendidikan<\/p><\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hari Asyura, tanggal sepuluh Muharram, bukanlah sekadar penanda dalam kalender Islam. Ia adalah sebuah oase spiritual, sebuah waktu yang dipenuhi dengan keberkahan dan keutamaan yang agung. Pada hari yang istimewa ini, amalan-amalan sunnah menjadi lebih bermakna, dan pintu-pintu rahmat Ilahi terbuka lebar bagi mereka yang menghidupkannya dengan kebajikan. Sebuah kisah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-488","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sedekah Menghantarkan Hidayah - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sedekah Menghantarkan Hidayah - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hari Asyura, tanggal sepuluh Muharram, bukanlah sekadar penanda dalam kalender Islam. Ia adalah sebuah oase spiritual, sebuah waktu yang dipenuhi dengan keberkahan dan keutamaan yang agung. Pada hari yang istimewa ini, amalan-amalan sunnah menjadi lebih bermakna, dan pintu-pintu rahmat Ilahi terbuka lebar bagi mereka yang menghidupkannya dengan kebajikan. Sebuah kisah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-06T23:55:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-07T00:32:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pengasuh Dzinnuha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pengasuh Dzinnuha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488\"},\"author\":{\"name\":\"Pengasuh Dzinnuha\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55\"},\"headline\":\"Sedekah Menghantarkan Hidayah\",\"datePublished\":\"2025-04-06T23:55:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-07T00:32:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488\"},\"wordCount\":1225,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/IMG_4486-300x300.jpeg\",\"articleSection\":[\"artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488\",\"name\":\"Sedekah Menghantarkan Hidayah - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/IMG_4486-300x300.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-04-06T23:55:52+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-07T00:32:57+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/IMG_4486.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/04\\\/IMG_4486.jpeg\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"Sedekah pengunduh cinta Tuhan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=488#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sedekah Menghantarkan Hidayah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/Screenshot_1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/Screenshot_1.jpg\",\"width\":682,\"height\":595,\"caption\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55\",\"name\":\"Pengasuh Dzinnuha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pengasuh Dzinnuha\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sedekah Menghantarkan Hidayah - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sedekah Menghantarkan Hidayah - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","og_description":"Hari Asyura, tanggal sepuluh Muharram, bukanlah sekadar penanda dalam kalender Islam. Ia adalah sebuah oase spiritual, sebuah waktu yang dipenuhi dengan keberkahan dan keutamaan yang agung. Pada hari yang istimewa ini, amalan-amalan sunnah menjadi lebih bermakna, dan pintu-pintu rahmat Ilahi terbuka lebar bagi mereka yang menghidupkannya dengan kebajikan. Sebuah kisah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488","og_site_name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","article_published_time":"2025-04-06T23:55:52+00:00","article_modified_time":"2025-04-07T00:32:57+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1024,"url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pengasuh Dzinnuha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Pengasuh Dzinnuha","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488"},"author":{"name":"Pengasuh Dzinnuha","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/person\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55"},"headline":"Sedekah Menghantarkan Hidayah","datePublished":"2025-04-06T23:55:52+00:00","dateModified":"2025-04-07T00:32:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488"},"wordCount":1225,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486-300x300.jpeg","articleSection":["artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488","name":"Sedekah Menghantarkan Hidayah - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486-300x300.jpeg","datePublished":"2025-04-06T23:55:52+00:00","dateModified":"2025-04-07T00:32:57+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#primaryimage","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_4486.jpeg","width":1024,"height":1024,"caption":"Sedekah pengunduh cinta Tuhan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=488#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sedekah Menghantarkan Hidayah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#website","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/","name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Screenshot_1.jpg","contentUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Screenshot_1.jpg","width":682,"height":595,"caption":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/person\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55","name":"Pengasuh Dzinnuha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pengasuh Dzinnuha"},"url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?author=2"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/488","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=488"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":494,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/488\/revisions\/494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}