{"id":362,"date":"2024-04-23T03:13:32","date_gmt":"2024-04-23T03:13:32","guid":{"rendered":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362"},"modified":"2024-04-23T12:37:12","modified_gmt":"2024-04-23T12:37:12","slug":"ketupat-simbol-memaksakan-diri-meminta-maaf","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362","title":{"rendered":"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf"},"content":{"rendered":"<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Dalam hadist riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa barang siapa yang melakukan puasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka pahala yang didapatkan sama dengan berpuasa selama satu tahun. Pahala yang sangat besar.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Memang bukan perkara ringan berpuasa setelah menjalani puasa sebulan. Apalagi di bulan syawal banyak makanan dan minuman tersuguh karena kesyukuran. Itulah kenapa walisongo membudayakan hari raya ketupat. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Memberi kebanggaan kepada mereka yang berpuasa dengan hari raya lagi setelah berpuasa 6 hari. Memang tidak harus berturut-turut, tetapi puasa langsung enam hari yang dimulai tanggal 2 syawal akan lebih meringankan. Itulah kenapa pada 8 Syawal diperingati hari raya ketupat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Sejarah lebaran ketupat atau sering disebut bada ketupat, memang tidak jelas sejak kapan, tetapi masyhur dari mulut ke mulut, hari raya ketupat dikaitkan dengan salah satu Walisongo, yakni Sunan Kalijaga. Dahulu, Sunan Kalijaga memperkenalkan dua istilah yaitu, Bada Lebaran yang merupakan tradisi silaturahmi dan bermaaf-maafan setelah salat Idul fitri, dan Bada Kupat (lebaran ketupat) yang merupakan perayaan sepekan setelah Idul Fitri. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Kenapa harus dengan simbol ketupat? Kyai Masduqi Mahfudz dalam sebuah ceramahnya menegaskan bahwa ketupat adalah kepanjangan dari ngaku lepat atau mengaku salah.<span class=\"Apple-converted-space\"> Saat mengakui kesalahan menjadi sesuatu yang sulit disampaikan, lebaran ala jawa malah mengajarkan untuk mengungkapkan <em>ngaturaken sedoyo kelepatan nyuwun ngapunten. <\/em>Menghaturkan seluruh salah, mohon dimaafkan. Dan disimbolkan dengan <strong>ketupat<\/strong>.\u00a0\u00a0<\/span><\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_363\" style=\"width: 494px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-363\" src=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg\" alt=\"\" width=\"484\" height=\"484\" class=\" wp-image-363\" \/><p id=\"caption-attachment-363\" class=\"wp-caption-text\">Ketupat, ngaku lepat (mengaku salah)<\/p><\/div>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Proses pembuatan ketupat dari janur, sebagai lambang kebahagiaan, jaa nur, datangnya cahaya. Ketupat dianggap berhasil bila beras yang dimasak didalam anyaman janur itu berhasil berkumpul menjadi satu tidak ada yang terpisah sebagai perwujudan \u201cal-muslimu lil muslimi kal jasadil wahid\u201d sesama muslim itu seperti satu tubuh. Cahaya akan datang bila seseorang bersatu dalam satu kesatuan. Janur meliputi ketupat.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Untuk menjaga kesatuan dalam satu tubuh, dibutuhkan kebersamaan. Kebersamaan akan langgeng dengan senantiasa memaafkan kekurangan masing-masing. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Setiap hari raya kita sering mendengar hadits tentang muflis, orang yang merugi yang diceritakan bahwa orang yang rugi adalah orang yang memiliki banyak amal, tetapi kemudian amalnya tidak memberikan manfaat kepada dirinya sendiri karena harus diberikan kepada orang lain yang ia sakiti dan memaafkan. Disinilah makna meminta maaf pasca ramadan. Allah menghapus seluruh dosa yang menjadi haqqullah dan kita meminta maaf kepada sesama untuk menghilangkan dosa hak adami.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Perayaan hari raya ketupat biasanya dilakukan dengan mengirim hantaran ketupat dan lepet.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Tanpa menyebut referensinya, Kyai Masduqi sering menyatakan bahwa ketupat disamping menjadi simbol pengakuan salah, ia juga simbol perempuan karena untuk mengkonsumsi harus dibelah seperti (maaf) kemaluan perempuan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Sementara lepet, sebagai simbol lelaki yang mendampingi ketupat saat disuguhkan. Sebagai simbol setiap mahluk Allah diciptakan berpasang-pasangan. Ada lelaki ada perempuan, ada darat ada perairan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Kalau ketupat berbahan beras, lepet berbahan beras ketan. Lepet di bungkus dengan tiga tali sebagai simbol bahwa setiap manusia akan mati dibungkus kain kafan yang diikat minimal tiga tali. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Lepet yang enak adalah lepet yang paling banyak santan kelapa dan kacangnya. Sebagai perlambang bahwa seorang yang mati dan yang akan diingat adalah amal ibadahnya selama hidupnya.<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>Yang akan menyelamatkan jasad manusia dari siksa Allah dikubur maupun diakhirat nanti adalah amal ibadahnya selama hidupnya. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Puasa syawal yang 6 hari boleh dijalankan dengan berturut-turut boleh pula dijalankan secara terpisah<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>selama bulan syawal. Hal ini menunjukkan betapa lenturnya hak Allah. Sementara hak adam harus dipenuhkan secara lebih bertanggung jawab dan lebih kaku. Karena kesalahan yang berkait hak adam tidak akan dimaafkan Allah kecuali anak adam itu memaafkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Hari raya ketupat mengajarkan bahwa ajaran Islam lebih menekankan pada setiap muslim agar lebih memperhatikan hak sesama manusia dan menyadari bahwa agama mendorong kita untuk terus berupaya memanusiakan manusia sebagai perwujudan upaya qurbah.<\/span><\/p>\n<div id=\"attachment_293\" style=\"width: 432px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-293\" src=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/infaqdzinnuha.png\" alt=\"\" width=\"422\" height=\"422\" class=\" wp-image-293\" \/><p id=\"caption-attachment-293\" class=\"wp-caption-text\">infaq untuk pendidikan<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam hadist riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa barang siapa yang melakukan puasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka pahala yang didapatkan sama dengan berpuasa selama satu tahun. Pahala yang sangat besar. Memang bukan perkara ringan berpuasa setelah menjalani puasa sebulan. Apalagi di bulan syawal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-362","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam hadist riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa barang siapa yang melakukan puasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka pahala yang didapatkan sama dengan berpuasa selama satu tahun. Pahala yang sangat besar. Memang bukan perkara ringan berpuasa setelah menjalani puasa sebulan. Apalagi di bulan syawal [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-04-23T03:13:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-04-23T12:37:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pengasuh Dzinnuha\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pengasuh Dzinnuha\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362\"},\"author\":{\"name\":\"Pengasuh Dzinnuha\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55\"},\"headline\":\"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf\",\"datePublished\":\"2024-04-23T03:13:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-23T12:37:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362\"},\"wordCount\":601,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg\",\"articleSection\":[\"artikel\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362\",\"name\":\"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-04-23T03:13:32+00:00\",\"dateModified\":\"2024-04-23T12:37:12+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/04\\\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg\",\"width\":1024,\"height\":1024,\"caption\":\"Lebaran untuk apa?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?p=362#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\",\"name\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#organization\",\"name\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/Screenshot_1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/Screenshot_1.jpg\",\"width\":682,\"height\":595,\"caption\":\"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55\",\"name\":\"Pengasuh Dzinnuha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Pengasuh Dzinnuha\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/dzinnuha.pesantren.web.id\\\/?author=2\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","og_description":"Dalam hadist riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa barang siapa yang melakukan puasa Ramadan kemudian dilanjutkan dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawal, maka pahala yang didapatkan sama dengan berpuasa selama satu tahun. Pahala yang sangat besar. Memang bukan perkara ringan berpuasa setelah menjalani puasa sebulan. Apalagi di bulan syawal [&hellip;]","og_url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362","og_site_name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","article_published_time":"2024-04-23T03:13:32+00:00","article_modified_time":"2024-04-23T12:37:12+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Pengasuh Dzinnuha","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Pengasuh Dzinnuha","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362"},"author":{"name":"Pengasuh Dzinnuha","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/person\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55"},"headline":"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf","datePublished":"2024-04-23T03:13:32+00:00","dateModified":"2024-04-23T12:37:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362"},"wordCount":601,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg","articleSection":["artikel"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362","name":"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf - Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg","datePublished":"2024-04-23T03:13:32+00:00","dateModified":"2024-04-23T12:37:12+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#primaryimage","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg","contentUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/36d482d6-58f7-462d-ad62-ec61199e4e24.jpeg","width":1024,"height":1024,"caption":"Lebaran untuk apa?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?p=362#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketupat, Simbol Memaksakan Diri Meminta Maaf"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#website","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/","name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#organization","name":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Screenshot_1.jpg","contentUrl":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Screenshot_1.jpg","width":682,"height":595,"caption":"Pondok Pesantren Dzinnuha Malang"},"image":{"@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/#\/schema\/person\/dfd2d0d6790fb8efbc8fa267899dcc55","name":"Pengasuh Dzinnuha","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ff90c4c8ac04fc370eb03e7db7f98beaa8a82cbb334ccf1e4b2676f5e7308f00?s=96&d=mm&r=g","caption":"Pengasuh Dzinnuha"},"url":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/?author=2"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/362","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=362"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/362\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":367,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/362\/revisions\/367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dzinnuha.pesantren.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}